Band Stop Filter (BSF)
Band Stop Filter (BSF) adalah salah satu jenis filter yang digunakan dalam pemrosesan sinyal yang berfungsi untuk menekan atau menolak sinyal dalam rentang frekuensi tertentu, sementara memungkinkan sinyal di luar rentang tersebut untuk melewati filter tanpa terpengaruh. Filter ini juga dikenal dengan nama lain, seperti notch filter atau rejector filter, karena kemampuannya untuk "membuang" atau "menolak" sinyal pada frekuensi tertentu.
Prinsip dasar dari Band Stop Filter adalah memblokir atau menekan sinyal pada rentang frekuensi tertentu, sementara memungkinkan sinyal di luar rentang tersebut untuk melewati filter tanpa terpengaruh. Filter ini biasanya dirancang untuk memberikan respon yang sangat rendah atau bahkan nol pada frekuensi tertentu yang diinginkan, sementara tetap memberikan respon yang tinggi pada frekuensi-frekuensi lainnya.
Band Stop Filter dapat diimplementasikan
dalam berbagai konfigurasi, termasuk filter pasif dan filter aktif. Filter
pasif menggunakan komponen pasif seperti resistor, kapasitor, dan induktor,
sementara filter aktif menggunakan penguat operasional (op-amp) atau transistor
untuk meningkatkan kemampuan filter. Konfigurasi umum dari BSF adalah
menggunakan serangkaian komponen pasif atau aktif yang dirancang untuk
memberikan respon yang diinginkan terhadap frekuensi yang ditolak.
- Mengetahui
apa itu Band Stop Filter (BSF)
- Mengetahui
fungsi dari Band Stop Filter (BSF)
- Mampu
memahami rangkaian Band Stop Filter (BSF)
- Alat
:
- Osiloskop
Gambar Osiloskop pada Proteus
Osiloskop adalah komponen
elektronika yang mempunyai kemampuan menyimpan electron-elektron selama
waktu yang tidak tertentu. Osiloskop fungsinya memproyeksikan bentuk
sinyal listrik agar dapat dilihat dan
dipelajari. Osiloskop dilengkapi dengan tabung sinar katode. Peranti
pemancar elektron memproyeksikan sorotan elektron ke layar tabung sinar katode,
sorotan tersebut membekas pada layar
Osiloskop digunakan untuk mengamati
bentuk yang tepat dari gelombang sinyal listrik. Selain dapat
menunjukkan amplitudo sinyal, osiloskop juga dapat menunjukkan distorsi, waktu
antara dua peristiwa (seperti lebar pulsa, periode, atau waktu naik) dan waktu
relatif dari dua sinyal yang saling berkaitan.
Spesifikasi
Pin Out
Keterangan
2. DC Voltmeter
DC Voltmeter adalah alat ukur yang berfungsi untuk
mengetahui beda potensial tegangan DC antara dua titik pada suatu beban
listriuk atau rangkaian elektronika. Cara penggunaannya disambung paralel
dengan komponen yang akan diuji tegangannya.
Berikut
spesifikasi dan keterangan Probe DC voltmeter :
3. Multimeter
Multimeter
adalah sebuah peralatan khusus yang digunakan untuk mengukur komponen listrik.
Mulai dari mengukur hubungan Arus litrik (Ampere), Tegangan listrik (Voltage),
Hambatan listrik (Ohm), hingga Resistansi dari suatu rangkaian listrik.
Berdasarkan fungsi dasarnya tersebut, alat ini sering disebut dengan AVO meter
(Ampere, Voltage, Ohm).
Spesifikasi :
Pin Out :
4. Signal Generator
Signal Generator berfungsi sebagai sumber daya bagi sensor
ataupun rangkaian.
Spesifikasi :
Input voltage: 5V-12V
Output voltage: 5V
Output Current: MAX 3A
Output power:15W
conversion efficiency: 96%
- Bahan
:
- Baterai
Baterai
(Battery) adalah sebuah sumber energi yang dapat merubah energi kimia yang
disimpannya menjadi energi listrik yang dapat digunakan seperti perangkat
elektronik.
Spesifikasi dan Pinout Baterai :
Input voltage: ac 100~240v / dc 10~30v
Output voltage: dc 1~35v
Max. Input current: dc 14a
Charging current: 0.1~10a
Discharging current: 0.1~1.0a
Balance current: 1.5a/cell max
Max. Discharging power: 15w
Max. Charging power: ac 100w / dc 250w
Jenis batre yg didukung: life, lilon, lipo
1~6s, lihv 1-6s, pb 1-12s, nimh, cd 1-16s
Ukuran: 126x115x49mm
Berat: 460gr
2. Resistor
Resistor adalah komponen yang berufungsi
untuk menghambat dan mengatur arus listrik di dalam sebuah rangkaian
elektronika, satuannya adalah ohm.
Nilai pada suatu resistor diwakilkan oleh
kode angka atau gelang warna yang dapat dilihat pada badan resistor,
seperti di bawah ini:
Spesifikasi
3. Kapasitor
Nilai kapasitor (104J) : 10 * 10^4 pF = 10^5 pF = 100nF; toleransi 5% = ± 95nF sampai 105nF Kapasitor adalah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara.
2. Angka ke-3 berfungsi sebagai perpangkatan (10^n) nilai kapasitor.
3. Satuan kapasitor dalam piko farad.
4. Huruf terakhir menyatakan nilai toleransi dari kapasitor.
Daftar nilai toleransi kapasitor :
B = 0.10pF
C = 0.25pF
D = 0.5pF
E = 0.5%
F = 1%
G = 2%
H = 3%
J = 5%
K = 10%
M = 20%
Z = + 80% dan -20%
Spesifikasi
5. OP-AMP IC
LM741
Op-amp adalah
satu dari salah satu dari bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat
Sinyal listrik. Sebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda, Resistor
dan Kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi sehingga memungkinkannya
untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada rentang frekuensi yang
luas. Dalam bahasa Indonesia, Op-Amp atau Operational Amplifier sering disebut
juga dengan Penguat Operasional.
Konfigurasi PIN LM741
Spesifikasi
BSF
Band Stop Filter (BSF)
adalah filter yang meredam sinyal dengan lebar pita (bandwidth) tertentu yang
dibatasi oleh frekuensi cut-off rendah (𝑓𝐶𝐿) dan
frekuensi cut-off tinggi (𝑓𝐶𝐻), dan
melewatkan sinyal yang berada di bawah frekuensi cut-off rendah dan di atas
frekuensi cut-off tinggi. Band Stop Filter sering disebut juga sebagai Band
Notch Filter atau Band Rejection Filter. Pada tanggapan frekuensi Band Stop
Filter, juga terdapat istilah bandwidth dan faktor kualitas. Dimana nilai
bandwidth dinyatakan dalam persamaan (1) dan faktor kualitas dinyatakan dalam
persamaan (2).
Suatu Band Stop Filter dapat
dikatakan baik jika memiliki bandwidth yang sempit, dan nilai faktor kualitas
yang tinggi. Karena semakin sempit bandwidth menandakan Band Stop Filter
semakin baik dalam menyeleksi frekuensi yang akan diredam.
OP AMP - LM
- Gain
sangat besar (AOL >>). Penguatan open loop adalah sangat besar
karena feedback-nya tidak ada atau RF = tak terhingga, serta pada
rentang frekuensi yang luas.
- Impedansi
input sangat besar (Zi >>). Impedansi input adalah sangat besar
sehingga arus input ke rangkaian dalam op-amp sangat kecil sehingga
tegangan input sepenuhnya dapat dikuatkan.
- Impedansi
output sangat kecil (Zo <<).
Pin Out
Spesifikasi
Respon karakteristik kurva I-O :
Resistor
Resistor merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada suatu rangkaian dan berfungsi sebagai terminal antara dua komponen elektronika. Tegangan pada suatu resistor sebanding dengan arus yang melewatinya (V=IR).Cara menghitung nilai resistor dapat dilihat pada gambar di bawah
Warna Pita Resistor
Cara penghitungan besar resistansi resistor
Langkah-langkah :
- Masukkan
angka langsung dari kode warna gelang ke-1
- Masukkan
angka langsung dari kode warna gelang ke-2
- Masukkan
jumlah nol dari kode warna gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut
- Merupakan
toleransi dari nilai resistor tersebut
Contoh :
- Gelang
ke-1 : Coklat = 1
- Gelang
ke-2 : Hitam = 0
- Gelang
ke-3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
- Gelang
ke-4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 ohm
atau mohm dengan toleransi 10%
a. Prosedur percobaan
- Untuk
membuat rangkaian ini, pertama, siapkan semua alat dan bahan yang
bersangkutan, di ambil dari library proteus
- Letakkan
semua alat dan bahan sesuai dengan posisi dimana alat dan bahan terletak.
- Tepatkan
posisi letak nya dengan gambar rangkaian
- Selanjutnya,
hubungkan semua alat dan bahan menjadi suatu rangkaian yang utuh
- Lalu
mencoba menjalankan rangkaian, jika tidak terjadi error berarti rangkaian
bekerja
b. Gambar rangkaian dan prinsip kerja
Pertama rangkailah rangkaian bsf
seperti pada gambar diatas, kemudian dengan menggunakan tegangan sinus dimana
diatur frekuensinya sebesar 100Hz lalu diumpankan menuju kaki inverting dan
juga non inverting pada op amp. dengan menggunakan rumus yang tertera pada
gambar didapatkanlah respon grafik seperti pada gambar diatas. pada keadaan
awal didapatkan nilai Acl stbil mendekati 0 kemudian naik mencapai 15.75 db,
lalu ketika mencapai cut-off rendah (ωl) maka frekuensi akan diredam
dan langsung turun secara cepat menjadi -23.25 db dan selang beberapa saat
kembali naik menuju kondisi awal yang bernilai mendekati 0, ketika mencapai
cut-off tinggi (ωh) maka frekuensinya akan dilewatkan.
Rangkaian BSF [Klik Disini]
Komentar
Posting Komentar