LAPORAN AKHIR 4
Nama : Faliska Putri Azzahra
No. BP : 2410953016
Tanggal
Praktikum : 29 April 2025
Asisten : 1. Salwa Salsabilla
2. Putri Aulia Hasanah
1. RC Seri
|
Beban |
V terukur |
I terukur |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa =
100 ohm |
6 V |
0,2 mA |
1,322 V |
390,16 ohm |
|
Xb =
100 ohm |
0,45 V |
|||
|
Xc = 10
uF |
0,067 V |
2. RLC Seri
|
Beban |
V terukur |
I terukur |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa =
100 ohm |
6 V |
0,36 mA |
0,055 V |
15594,72 ohm |
|
Xb = 1
mH |
5,56 V |
|||
|
Xc = 10
uF |
0,036 V |
3. RLC Paralel
|
Beban |
V terukur |
I terukur (total) |
I1 |
I2 |
I3 |
V pada beban |
Impedansi |
|
|
|||||||
|
Xa =
100 ohm |
5 V |
0,12 mA |
0,12 mA |
0,12 mA |
0,12 mA |
5 V |
99,99993 ohm |
|
Xb = 1
mH |
5 V |
0,12 mA |
0,06 mA |
0,06 mA |
0,06 mA |
5 V |
|
|
Xc = 10
uF |
5 V |
0,12 mA |
0 mA |
0 mA |
0mA |
5 V |
|
1. RC Seri
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.2
b. Atur nilai
beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai
:
• Xa = 100 ohm
• Xb = 100 ohm
• Xc = 10 uF
c. Rangkailah
rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah
ada pada module kit
d. Hubungkan
amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai
arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat
pada jurnal
h. Hitunglah
nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RC
2. RLC Seri
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.4
b. Atur nilai
beban R, L dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul,
nilai :
• Xa = 100
ohm
• Xb = L2 = 1
mH
• Xc = 10 uF
c. Rangkailah
rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah
ada pada module kit
d. Hubungkan
amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai
arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat
pada jurnal
h. Hitunglah
nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC seri
3. RLC Paralel
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.5
b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang
dimiliki, dimana pada kit modul, nilai :
Xa = 100 ohm
Xb = 100 ohm
Xc = 100 ohm
c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada pada modul
d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station
pada titik yang ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik
yang ditentukan, catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC paralel
1. Rangkaian RC Seri
2. Rangkaian RLC Seri
3. Rangkaian RLC Paralel
1.
Analisa
pengaruh R, L, C terhadap sudut fasa!
·
R
(Resistor): Tidak memengaruhi sudut fasa; arus dan tegangan sefasa (0°).
·
L
(Induktor): Menyebabkan arus tertinggal dari tegangan; sudut fasa positif (+).
·
C
(Kapasitor): Menyebabkan arus mendahului tegangan; sudut fasa negatif (−).
·
Gabungan
RLC: Sudut fasa tergantung perbandingan nilai L
dan C (XL dan XC).
o
XL
> XC → rangkaian induktif → sudut fasa positif.
o
XC
> XL → rangkaian kapasitif → sudut fasa negatif.
o
XL
= XC → rangkaian resonansi → sudut fasa = 0° (resistif total).
2.
Analisa
impedansi pada rangkaian RC seri!
Impedansi
pada rangkaian RC seri merupakan hambatan total yang dialami arus listrik
akibat resistor dan kapasitor yang disusun seri. Impedansi dipengaruhi oleh
nilai resistor, kapasitor, dan frekuensi arus bolak-balik. Pada frekuensi
tinggi, hambatan kapasitor kecil, sehingga impedansi mendekati nilai resistor.
Sebaliknya, pada frekuensi rendah, hambatan kapasitor besar, sehingga impedansi
total meningkat.
Rumus
umum impedansi rangkaian RC seri:
Z
=
Dengan:
Z = impedansi total
R = resistor
C = kapasitansi
XC = () : Reaktansi kapasitif (
)
3.
Analisa
impedansi pada rangkaian RLC seri!
Impedansi
pada rangkaian RLC seri merupakan perlawanan total terhadap arus bolak-balik,
yang dipengaruhi oleh resistansi (R), reaktansi induktif (XL), dan reaktansi
kapasitif (XC). Impedansi (Z) dihitung dengan rumus Z =
dan
nilainya tergantung pada frekuensi dan nilai komponen. (XL = ).
4.
Analisa
impedansi pada rangkaian RLC paralel!
Pada
rangkaian RLC paralel, nilai impedansi relatif kecil karena setiap elemen
disusun secara paralel dan arus terbagi ke masing-masing elemen. Besarnya kuat
arus dipengaruhi oleh impedansi. Dan impedansi terdiri atas resistansi,
reaktansi kapasitif (Xc = ) dan reaktansi induktif (XL =
), dimana XL
dan XC dipengaruhi oleh nilai frekuensi. Semakin kecil frekuensi, maka XC semakin
besar, dan XL semakin kecil serta impedansi semakin kecil, dan arus semakin
besar.
Laporan Akhir Klik Disini
Video Percobaan Klik Disini
Video Analisa Klik Disini
Komentar
Posting Komentar